Nah, beberapa orang beranggapan, Ramadhan hanya sebagai pengantar menuju Idul Fitri, sebenarnya itu tidak benar. Justru Ramadhan adalah salah satu jalan yang akan mengantar kita menuju kebahagiaan di akhirat kelak. Perjuangan Ramadhan sendiri lebih pada diri kita melawan hawa nafsu kita sendiri. Mudah??Logikanya begitu, toh kalau kita kalah melawan diri sendiri, alangkah bodohnya kita. Tapi itulah, walau kita melawan diri sendiri, justru ada yang mem-backup dibelakangnya yaitu Syaitan, Iblis atau apalah namanya dalam wujud hawa nafsu.
Nah, namanya manusia, kita itu kan berada diantara binatang dan tumbuhan, jadi kadang kita pun berlaku sebagai binatang yang lebih mendahulukan nafsu. Disitu letak perjuangan kita.
Segitu saja mungkin, karena saya juga bukan orang suci, saya bukan orang yang setiap hari menggunakan jubah besar, pakai sorban dan memanjangkan janggut. Saya bukan orang yang selalu melihat bulan untuk menentukan awal puasa. Saya bukanlah orang yang selalu jalan kaki atau naik onta jika bepergian. Saya juga bukan orang yang selalu memakai cadar walau jalanan tidak berdebu. Saya hanya muslim biasa, tapi juga bukan muslim KTP. Insya Allah saya selalu berpegang teguh pada syari'at-Nya.
Senja Sya'ban isyaratkan langit sendu, berpisah dengan Sya'ban..
tapi ia harus..Sya'ban harus pergi..
Ramadhan datang menghampiri, umat manusia mulai berpikir..
ini saatnya..
perbaikan diri...
perbaikan jiwa...
salam..
menyambut Ramadhan..
Mohon Maaf Lahir dan Bathin..
Semoga amalan kita lancar dan tidak menyulitkan kita nantinya..
Amiin


0 komentar:
Post a Comment