Kenal siapa dia??
Yup, 100 buat yang jawab Marzuki Alie, si Ketua DPR..Beliau mungkin akan sangat dibenci di seluruh Sumatera Barat, terutama Mentawai.
Kenapa??
Rabu, 27/10/2010 15:43 WIB
Marzuki: Tsunami Itu Konsekuensi Warga yang Hidup di Pulau
Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Bencana gempa dan tsunami di Mentawai, Sumatera Barat, sudah merenggut ratusan korban jiwa. Bagi Ketua DPR Marzuki Alie, musibah tersebut adalah risiko penduduk yang hidup di wilayah pantai.
"Mentawai kan jauh. Itu konsekuensi kita tinggal di pulaulah," kata Marzuki di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/10/2010).
Menurut politisi Partai Demokrat ini, seharusnya warga yang takut ombak jangan tinggal di daerah pantai. Alasannya, jika ada bencana seperti tsunami, maka proses evakuasinya menjadi sulit.
"Siapa pun yang takut kena ombak jangan tinggal di pinggir pantai. Sekarang kalau tinggal di Mentawai ada peringatan dini dua jam sebelumnya, sempat nggak meninggalkan pulau?" tanya Marzuki.
Bahkan dia menyarankan agar warga Mentawai dipindahkan saja. Hal ini bertujuan agar bencana serupa tidak lagi terjadi di Mentawai.
"Kalau tahu berisiko pindah sajalah," imbuhnya. "Kalau rentan dengan tsunami dicarikanlah tempat. Banyak kok di daratan," sambungnya.
Terakhir, Marzuki mengimbau agar bantuan terhadap korban Mentawai terus diberikan. Selain itu, kerusakan alat BMKG soal peringatan tsunami juga perlu diperbaiki.
"Kalau rusak diperbaiki. Kalau hilang dibeli lagi," tutupnya.
Bencana Mentawai telah merenggut 113 jiwa dan ratusan lain masih hilang. Cuaca buruk dan medan yang sulit membuat proses evakuasi korban. Sedikitnya ada 6 ribu penduduk yang tinggal di wilayah kepulauan tersebut.
Nah, dari berita tersebut, siapapun pasti kesal. Bung Marzuki, atau siapalah anda, saya cuma ingin bilang satu hal, Indonesia ini Negara Kepulauan Bung, dan anda pun juga tinggal di sebuah Pulau, menurut kata2 anda sendiri, semoga suatu saat anda yang ditimpa musibah ini. Amin Yaa Rabb


2 komentar:
huft... teganya dirimu om.... pedas nian kata2 mu... membuat kami masyarakat Sumbar... merasa di anak tirikan.. khususnya saudara2 kami di kepulauan Mentawai sana... Moga2 ga ada saudara2 om yang tinggal di daerah kepulauan... kalaupun ada, segera suruh pindah.. ntar kena tsunami lho... bahaya....
Kan gampang aja tuh, suruh pindah... biayanya dari mana?? ntar kalo dah pindah... saudara2 kami yang mata pencaharian sebelumnya berburu ikan alias nelayan suruh aja jadi buruh pabrik ya om...?? kan mantap tuh...
Moga ga ada lagi orang2 yang menghujatmu om.. walau dikau pantas dihujat karena ucapanmu... Cukup ini terakhir dikau berkata begitu om... Ingat sang Khalik maha Mendengar dan Maha Bijaksana :)
iya om..weks..om tua??
Post a Comment