Dear Puang, Nurdin halid
Dengan ini saya sebagai insan sepakbola Indonesia, merasa sedih melihat situasi yang berkembang saat ini di Indonesia. Tidak tahu kan Puang, kalau Puang sudah tidak disukai oleh semua insan sepakbola Indonesia??Tidak tahukah Puang bahwasanya pada kualifikasi Olimpiade melawan Turkmenistan kemarin, banyak masyarakat Indonesia yang justru mendoakan kekalahan Timnas??
Dimana hati nurani Puang??Dimana otak Puang??apakah otak dan hati Puang hanya dipergunakan untuk korupsi dan menguasai PSSI selamanya??
Masyarakat mulai ada harapan saat George Toisutta dan Arifin Panigoro mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI. Tapi dengan liciknya mereka dijagal oleh aturan-aturan yang nyatanya dibuat oleh anak buah Puang sendiri. Kalau boleh jujur, justru Nirwan D Bakrie lah sebagai satu-satunya orang yang pantas lolos verifikasi mengacu statuta FIFA. Tapi Puang justru membelokkan kata-kata previously menjadi not guilty.
Jujur, saya bukan siapa-siapa. Saya bukan superhero yang tiba-tiba bisa menjadi Ketua Umum PSSI. Saya hanyalah manusia yang sudah muak melihat PSSI saat ini. Menurut hemat saya, jikalau situasi masih seperti saat ini, pilihan untuk Puang hanya 2 :
1. Puang harus rela melihat masyarakat Indonesia berlaku seperti yang dilakukan orang-orang Mesir terhadap Hosni Mubarak. Ya, Puang bakal didemo habis-habisan bahkan mungkin sampai dicelakakan.
2. Pemerintah turun tangan dalam pemilihan Ketua Umum PSSI dengan konsekuensi sepakbola Indonesia divakumkan oleh FIFA. Tapi ini justru lebih baik daripada PSSI tetap ada dan dipimpin oleh orang tanpa otak dan hati semacam Puang.
Lalu siapa yang pantas menggantikan Puang??Saya tidak bilang Nirwan D Bakrie pantas, karena dia masih antek-antek Puang. Cuma dia sedikit lebih bersih. Saya tidak bilang George Toisutta pantas karena beliau belum terlalu berpengalaman. Tapi dia justru memiliki people power. Saya tidak bilang Arifin Panigoro pantas karena dia lebih sering mengurusi bisnis, tapi beliau memiliki ide-ide gila yang bisa memajukan sepakbola Indonesia. Sementara Puang??Apa prestasi PSSI selama Puang pimpin??Hanya sekedar runner-up apa sudah bisa dibilang prestasi??
Dengan ini, dengan sepenuh harapan dari dalam diri saya, dan seluruh insan sepakbola Indonesia, saya berharap Puang masih punya hati dan otak dan memikirkan nasib sepakbola Indonesia. Bukan kantong pribadi Puang.
Sekian..
Insan Sepakbola Indonesia
Friday, February 25, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 komentar:
Post a Comment