Eh, sumpah pemuda sih sudah lewat 28 oktober kemaren. Tapi saya justru baru ingat untuk menulis ini sekarang :D
Sumpah pemuda, apasih itu??Jadi gini, saat itu, para pemuda disumpahi oleh orang-orang sekitarnya (ngawur)
Oke, Lets make it serious.
28 Oktober 1928, saya belum lahir saat itu, bahkan orang tua saya pun juga belum.
Para pemuda Indonesia merumuskan sebuah sumpah, yang kemudian hari dikenal dengan nama Sumpah Pemuda.
Lebih kurang isinya :
1. Kami Pemuda pemudi Indonesia, ...(argh saya lupa, ada yang bisa menjelaskan isinya??)
Well, saya tidak benar-benar lupa, cuma saya ingin tahu, apakah kita semua masih tahu isi sumpah pemuda itu??Apakah pemuda Indonesia masih memahami arti sumpah pemuda itu??Atau sekarang sumpah pemuda hanya menjadi sampah bagi pemuda-pemuda Indonesia??
Baiklah, dari 3 point penting dalam sumpah pemuda, yaitu bangsa, tanah air dan bahasa, hanya pada point bahasa yang disebutkan “menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia”.
Kenapa tidak seperti point tanah air, dan bangsa yang disebutkan bertanah air satu, atau berbangsa satu?
Disinilah letak uniknya pemuda jaman doeloe. Mereka menghargai perbedaan bahasa, karena berasal dari daerah yang berbeda, dan membawa kultur bahasa masing-masing. Tapi mereka sepakat, menjadikan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan, sebagai Bahasa nasional.
80 tahun kemudian, di era yang sangat busuk dengan pemerintahan yang tak kalah busuk ini, pemuda-pemudi Indonesia mulai melupakan makna itu. Melupakan makna bahasa persatuan. Okelah, penggunaan Bahasa Indonesia yang tidak sesuai dengan EYD atau mungkin bisa dibilang Bahasa Indonesia dalam konteks yang lebih santai, masih bisa ditoleransi. Dalam hal ini contohnya ya, saya sendiri. Saya bukan orang yang kaku, yang mesti nurut sama KBBI dalam menulis, kecuali kalau itu tulisan resmi dan formal.
Konteks bahasa yang saya sebutkan disini adalah, bahasa yang tiba-tiba dilebih-lebih kan, atau dikurangi, atau malah pemakaian huruf besar yang tidak tepat diikuti dengan tanda baca yang tidak benar.
Hmm~~, sebagian orang sering menyebutnya, “Bahasa Anak Alay”
Ga perlu dijelasin kan, Alay itu apa??Dipojok atas blog ini ada fasilitas Search, kalau mau tahu lebih lanjut, search aja “Alay”. Insya Allah, anda akan menemukan artikel tentang Alay :D.
Balik ke masalah penggunaan bahasa di kalangan pemuda sekarang ini yang sudah disertai dengan carut-marut nya. Alangkah miris melihat para pemuda merusak tatanan Sumpah yang justru dibuat oleh pemuda sendiri 83 tahun yang lalu.
So, ga salah dong saya tiba-tiba menguji pembaca tentang isi sumpah pemuda seperti saya tulis di atas??
Ada pertanyaan sekarang yang timbul, kita ini Pemuda ga sih??Kalau iya, kenapa justru merusak sumpah yang dibikin oleh Pemuda Indonesia jaman dahulu?
Kalau saya sih, Sumpah saya Pemuda :D
Maaf kalau tulisan ini membuat beberapa dari anda tersinggung, tapi percayalah, anda yang tersinggung adalah sebagian dari Alayers yang merusak tatanan Bahasa Indonesia :D
Regards
Wide024


0 komentar:
Post a Comment