Wednesday, August 29, 2012

Girl Band atau Idol Grup ?


Itu bukan pertanyaan pilihan btw. Dan pict di atas juga bukan ga ada hubungannya dengan hal yang ingin saya bahas.
Girl Band atau Idol Grup??Ini hanya dalam lingkup Indonesia yang akan saya bahas. Kenapa? Karena hanya di Indonesia ini selalu jadi masalah.
Well, semua pasti pada tau kalau Office 48 membuat sister grup dari AKB 48 di Indonesia, sister grup itu sendiri dinamakan JKT 48. Nah masalahnya ada pada grup ini.
Oke, saya cukup bangga mengingat JKT 48 ini adalah sister grup pertama AKB di luar Jepang. Tapi yang sering jadi masalah adalah, penyebutan JKT 48 sebagai Girl Band oleh media-media Indonesia sering bikin mereka yang mengaku fans nya JKT raeg. Yups, menurut mereka JKT 48 adalah Idol Grup karena merupakan sister grup dari AKB 48.

Yang saya ingin tanyakan, perlu ga sih atau penting ga sih masalah itu diperdebatkan?? Dan kalau emang penting, apa benar JKT 48 itu sudah mempresentasikan diri mereka sebagai Idol Grup?? Atau selama ini emang masih bersikap layaknya Girl band yang menjamur seperti sampah di tempatnya?
Pada dasarnya, Idol Grup menggunakan sistem rekruitmen yang jelas, dan oke JKT lulus untuk hal itu. Idol grup menggunakan sistem graduate buat para member nya, dan sebelum Graduate, member idol grup tidak dibenarkan pacaran. Apakah JKT lulus untuk hal itu?
Jawab dengan jujur wahai fans (atau yang ngaku2 fans JKT), anda masih ingat kasus tahun lalu? Ketika salah satu member JKT malah pacaran, jauh sebelum dia ikut audisi JKT?? Well, sepertinya dia sendiri malah ga ngerti aturan main di Idol grup. Apa yang dilakukan manajemen JKT waktu itu? Ga ada, teguran pun ga.
Ingat ga kasus anak-anak AKB yang ketahuan pacaran? Oh iya, saya lupa, anda kan fans nya JKT, dan masih baru, mana tau dengan AKB ya?
Di AKB, saat ada kasus member yang ketahuan pacaran, minimal si member didemosi ke grup yang lain, maksimal? Dipecat.
Apa si mbak M menerima hal itu?
Oke kalau ternyata kemaren ini ada 2 member AKB yang ditransfer ke JKT, tapi apa itu akan bikin JKT lebih baik??
Satu lagi, di Jepang sana, Idol grup memiliki theatre tiap minggu nya, memiliki jadwal padat layaknya sang idol sesungguhnya, photoshoot, kegiatan lain yang berhubungan dengan musik maupun tidak. JKT?? Entahlah.
Di sisi lain, saya bukannya benci terhadap JKT, hanya saja saya cuma mau nanya, masih perlukah status girl band atau idol grup diperdebatkan di sini??
Menurut saya, ga..
Kenapa?Karena pada dasarnya, image di Indonesia itu sudah melekat dengan jelas, dan atas dasar apapun, masih jauh buat JKT buat disebut Idol Grup.
Well, saya sendiri penggemar AKB kok, jangan takut. Saya suka dengan Tomochin dan Acchan (yang baru saja graduate). Oh iya, kenal ga dengan mereka?? Saya takutnya anda fans karbitan cuma kagetan doang. 

Dan itu adalah salah satu hal yang bikin saya kaget, hadirnya JKT 48, membuat beberapa alayers tiba-tiba tau (mungkin sok tau) dengan AKB. Yah, saya sendiri sudah mengikuti AKB sejak 2008, dan makin intens sejak duo member AKB main di Kamen Rider W, ga perlu saya kasih tau kan siapa?Ya sudah, saya lupa anda cuma fans karbitan. Ituloh Tomomi Kasai dan Tomomi Itano yang jadi Elizabeth dan Queen di Kamen Rider W. Dan well, di sisi lain, saya juga suka Idol Grup lain dari Jepang, Hello! Project. Ini sudah pernah saya bahas di post saya tentang PV Berryz.

Oke skip. Sekarang, sudahlah. Ga usah meributkan status idol grup atau girl band. Kalau anda emang suka dengan JKT, support mereka aja udah cukup. Dan bitchplease, ga perlu lah teriak-teriak rollcall masing-masing member gitu kalau lagi nonton mereka. Annoying banget tau. Dan, wtf banget, stasiun televisi pun kadang juga lebih sering nyorot para fans (saya sih nyebutnya alayers tingkat elite), sehingga ada temen saya anak kaskus yang fanatik sama Office 48 eneg. Dia malah bilang, "Please deh, gw mau liat cewek, bukan alay"

Satu hal, saya justru ingin menegaskan, JKT masih lebih baik daripada girl band yang ada di Indonesia. Termasuk Cherrybelle. Yah, wtf, sejak mendepak dua membernya beberapa waktu lalu, saya mulai eneg dengan girlband satu ini. Mereka jadi sok unyu, sok manja, ngomong pake dimanja-manjain. WTF banget. Apalagi alasan pendepakan Wenda dan Devi saat itu adalah karena mereka ketuaan buat Chibi, Hello....please deh, dulu kenapa dimasukin kalau emang merasa bakal ketuaan??
Satu lagi, facepalm banget adalah, lagu hits mereka yang selalu secara ga sengaja njiplak lagu lain. Sampai ada yang bilang SNSD memblacklist Indonesia dari daftar negara tujuan konser mereka gara-gra Chibi yang njiplak lagu mereka. Wait, emang bener pihak SM Entertainment udah denger masalah ini, tapi mereka ga pernah rilis pernyataan resmi memblacklist Indonesia. Buktinya untuk SM Town 22 September nanti, SM malah hadir full team. Termasuk SNSD tentunya.
Kembali ke masalah Chibi, jujur, saya mulai eneg dengan gaya mereka yang selalu sok imut gitu. Ga usah diimut-imutin gitu lah. Bersikap wajar aja seperti waktu pertama muncul dulu. Dan paling aneh adalah, pemilihan Leader mereka yang ga jelas sistemnya. Terpilihnya si Omas muda sebagai leader atas dasar apa coba? Paling tua bukan, paling bagus suara nya juga bukan, paling wibawa? Beh, malah dia paling sok imut.

Skip, dan balik lagi ke kasus JKT, jadi masih perlu mikir penggunaan girl band dan idol grupbuat JKT itu penting? Ingat, hal itu sama sekali ga perlu, toh sejauh ini, menurut pandangan saya, JKT masih jauh di atas grup-grup cewek lainnya di Indonesia. 
Jadi, Girl Band atau Idol Grup? Ga penting, yang penting mereka cewek (bukan banci yang ga jelas seperti SMA....*sinyal ilang*), dan ga sok imut. Itu saja.

Penulis adalah orang ganteng yang selalu mengikuti perkembangan musik Jepang dan Korea
Itu saja


*NB : Maaf saya mengatai anda para alayer penggemar kagetan, kalau anda marah, berarti benar, anda termasuk orang itu. U MAD BRO??

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 komentar:

Post a Comment