Friday, August 24, 2012

Mesra nya Duo Milan (?)


Masa-masa akhir transfer musim panas, biasanya selalu terjadi rush hour dalam pembelian pemain. Serie A sedang dalam krisis keuangan sehingga bisa dibilang ga ada transfer yang benar-benar besar masuk. Yah, sempat di PHP-in oleh Juventus yang katanya mau rekrut Robin van Persie, tapi ditolak mentah-mentah, baik oleh Arsenal maupun oleh van Persie pribadi. Dan akhir kisah, RvP berlabuh di Manchester Merah.

Transfer besar lain yang gagal terwujud adalah, Saga Lucas Moura, dari awal transfer dibuka, Lucas sangat dekat ke Inter, diganggu oleh MU, tapi kekuatan uang PSG membuat Lucas malah berlabuh di Paris.

Well, bicara duo Milan, ada hal unik yang terjadi saat ini. Dua tim bertetangga ini seolah-olah sepakat untuk sama-sama cuci gudang. Bedanya, Inter cuci gudang mengingat musim lalu yang buruk dan demi financial fair play, dimana Inter menjual dan atau melepas pemain-pemain tua bergaji mahal, kemudian merekrut bintang-bintang muda potensial. Milan?? Entah apa yang menyebabkan Milan melepas pemain mereka. Padahal musim lalu Milan ga bisa dibilang gagal. Well, ada benang merah dari semua itu. Hutang. Pemain-pemain dilepas dengan harga mahal, dan kemudian merekrut pemain medioker berharga murah, bahkan dengan status pinjaman.
Seminggu yang lalu, Antonio Cassano mulai ga betah dengan kondisi itu. Dia berpikir Milan ga serius dalam menyongsong musim baru. Dia minta dilepas, bodohnya, selepas pernyataan Cassano, beberapa pemain seperti Gennaro Gattuso dan Alessandro Nesta buka suara. Mereka pindah ga lebih karena suasana ruang ganti Milan yang sudah ga kondusif. Ada indikasi mosi tak percaya terhadap pemain senior oleh sang pelatih. Hal ini diamini oelh Clerence Seedorf dan Mark van Bommel.
Situasi ini dibaca oleh Inter yang tak lagi membutuhkan Giampaolo Pazzini. Yah, bisa diingat, Pazzini memang pemain bagus, tapi hanya angin-anginan. Itu sudah terjadi saat Pazzini masih di Atalanta, Fiorentina dan kemudian Sampdoria dulu.

Gayung bersambut, Cassano yang seroang Interisti (Cassano sering nonton Inter bertiga dengan Marco Materazzi dan Valentino Rossi), langsung berharap transfer pertukaran terjadi. Cassano malah nyebut, Januari 2011 lalu, ia hampir saja berlabuh di Inter, tapi saat itu Milan memberi penawaran lebih tinggi. Hasilnya kita tahu, Inter merekrut rekan Cassano, yaitu Pazzini ini.

Milan yang entah sangat butuh penyerang, langsung melepas tawaran pertukaran ke Inter. Massimo Moratti belum menjawab tawaran itu, bahkan Marco Branca, guru transfer Inter juga adem ayem. Cuma sang allenatore muda, Andrea Stramaccioni mendesak Moratti dan Branca untuk mewujudkan transfer itu. Strama bilang Cassano bakal jadi tambahan kekuatan luar biasa untuk Inter.

Tawaran harga mulai dialirkan, menarik karena kemudian Inter melabeli Pazzini 12 juta euro. Padahal Pazzini sama sekali tak dibutuhkan Inter. Di pihak lain, Cassano hanya berharga 5 juta euro. Artinya, Milan mesti nombok 7 juta euro lagi kalau ingin dapat Pazzini. Lagi-lagi, kesulitan Milan di sini. Milan sejauh ini hanya sanggup membeli pemain dengan harga murah, dan gratisan. Karena finansial yang krisis.

Kalau dipikir-pikir, Pazzini kemahalan, status Cassano bahkan seorang pemain timnas. Pazzini??Well, tau sendiri lah.
Tapi Inter tak bergeming, malah Marco Branca menggertak Milan, "Kalau Milan ga mau mengeluarkan 7 juta Euro dan Antonio Cassano untuk seorang Pazzini, mending Pazzini dibarter dengan Walter Gargano".

Milan kelabakan, mereka butuh penyerang baru. Pengganti sosok Inzaghi. Solusi pun ditawarkan, Milan menyetujui 7 juta euro, tapi...dibayar dengan menyicil selama 3 tahun. Wut??nyicil 3 tahun? Well, untuk saat ini, hal itu sudah lumrah buat tim seperti Milan. Toh uang penjualan Ibrahimovic dan Thiago Silva saja sudah habis dipakai untuk membayar hutang-hutang, termasuk hutang pembelian Ibra ke Barca.

Hanya 3 hari, deal terjadi. Cassano dan Pazzini berganti kostum. Cassano senang akhirnya berlabuh di tim kesayangannya sejak kecil. 
So, siapa yang beruntung dari transfer ini??

Jelas Inter yang diuntungkan, mereka melepas pemain yang sama sekal ga dibutuhkan, mendapat pemain high quality, dan uang 7 juta euro pula (walau dicicil). Milan?? Mereka kehilangan pemain bagus, mendapatkan pemain yang penampilannya angin-anginan, dan kehilang uang.

Francesco Coco, eks pemain kedua tim bahkan bilang, "Transfer ini hanya menguntungkan Inter, mereka tidak terlalu butuh Cassano sehingga memanfaatkan Milan yang sangat butuh Pazzini"

Petaka malah kembali menerpa Milan, Alexandre Pato cedera, Milan panik dan kemudian merekrut pemain antah berantah Genoa, Ze Luis dengan status yah...pinjaman. Musim lalu, Ze Luis malah hanya tampil 8 kali, tanpa mencetak satu gol pun. Transfer aneh yang sebelumnya juga terjadi saat perekrutan Zapata dari Villareal, pemain obralan yang direkrut lagi-lagi dengan status pinjaman. Forza AC Minjam.

Inter?? Selain dapat Cassano, mereka juga mewujudkan transfer Walter Gargano dari Napoli. 1,5 juta euro dan pelunasan di akhir musim tergantung penampilan Gargano jadi deal.

Terakhir, Inter juga memastikan perekrutan 2 bintang Porto. Well, kalau Branca lagi kalap di bursa transfer, sebaliknya Galliani masih membidik pemain-pemain gratisan, atau pemain yang bisa dipinjam. Mesra nya duo Milan ini.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 komentar:

Post a Comment