Wednesday, December 12, 2012

SNMPTN dan SBMPTN ???


Jegeer!!
Kalau boleh meminjam istilah Bung Yopie Beda (alm), mungkin begitulah perasaan siswa kelas XII setelah membaca berita kemaren.
Ya, SNMPTN tulis dihapuskan untuk tahun 2013, dan penerimaan mahasiswa baru jadi hanya melalui penjaringan SNMPTN Undangan. Kecewa? Pasti, tapi ada juga yang bersyukur.
Ada sisi positif dan negatifnya, itu pasti. Bagaikan silet, sisi atas dan sisi bawahnya sama tajam, yang menanggapi positif, berpikiran "wah, berarti sekarang ga perlu repot-repot ujian lagi buat masuk PTN, cukup mengandalkan rerata nilai raport, dan hasil UN aja". Yang menanggapi negatif, "Waduh, jadilebih susah deh mau masuk Univ A, pasti yang berminat banyak, dan nilai di sekolah pasti udah kalah, kalau ada ujian tulis, kan semua dimulai dari nol lagi".
Setiap keputusan memang selalu ada Pro dan Kontra nya.
Well, sedikit menguak sejarah, Masuk perguruan tinggi negeri (PTN), dulu dikenal dengan nama SIPENMARU, kemudian bertransformasi menjadi UMPTN, lalu diubah lagi jadi SPMB, dan terakhir menjadi SNMPTN dengan menghapus IPA/IPS Terpadu yang diganti dengan Tes Potensial Akademik (TPA).
Pada intinya, semua seleksi itu sama, hanya mengalami perubahan nama saja. Dan tentu dengan sedikit perbedaan tipe soal atau tingkat kesulitan soal. Yah, seperti banyak yang bilang selama ini, seleksi masuk PTN itu soalnya dibikin agar peserta tes tidak lulus. Wajar, karena yang ikut tes tiap tahunnya itu lebih dari 1,5 juta siswa, sementara daya tampung PTN ga sampai 15% nya.
Nah, awal 2012 kemaren, ada wacana untuk menghapus SNMPTN pada tahun 2013, dan tentu siswa udah deg-degan menunggu kepastian ini, ternyata, beberapa saat setelah SNMPTN 2012, pemerintah meninjau ulang kemungkinan ini, dan kemudian malah memutuskan untuk menunda keputusan hingga beberapa bulan.
Keputusan yang pasti kemudian malah tentang pelaksanaan Ujian Nasional, dimana pelaksanaan UN diselenggarakan dengan 20 paket soal, katanya sih untuk meminimalisir kecurangan.
Seakan tidak lupa dengan wacana awal tahun, pada September 2012, Dirjen Pendidikan Tinggi dan staff Depdiknas mendiskusikan kembali teknis pelaksanaan SNMPTN 2013, dan Oktober 2012 tecipta Keputusan bahwa SNMPTN 2013 tetap diadakan, tapi porsinya dikurangi, dari 70% pada tahun 2012, maka tahun 2013 tinggal 30% saja. Medio November, banyak yang mengusik kembali keputusan itu, hingga muncul wacana, SNMPTN tulis hanya bakal diuji tentang Kemampuan Dasar dan TPA saja, lalu Kemampuan Bidang (IPA/IPS) akan diseleksi berdasarkan rerata nilai raport. Polemik ini bergulir lagi sehingga Mendiknas M. Nuh kembali mengadakan rapat yang dihadiri oleh 61 Rektor dari Universitas di seluruh Indonesia. Dan pada akhirnya, Senin 10 Desember 2012 malam, keputusan telah bulat, jalur SNMPTN tulis untuk 2013 dihapus. SNMPTN 2013 hanya digelar secara undangan, atau dulu dikenal dengan PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan).
Satu lagi keputusan penting adalah, SNMPTN 2013 dilaksanakan dengan GRATIS alias tidak dipungut biaya. Dan siswa seluruh Indonesia berhak mengikutinya. Nah, ini yang kemudian menimbulkan pro dan kontra.
Nah, sebelum kita bahas lebih jauh, ada baiknya simak dulu teknis pelaksanaan SNMPTN 2013 yang disadur dari laman http://snmptn.ac.id/


SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN)

TAHUN 2013
LATAR BELAKANG
Penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi.
Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan setelah SMA/SMK/MA/MAK menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan prestasi akademik dan rekomendasi Kepala Sekolah. Siswa yang berprestasi tinggi dan secara konsisten menunjukkan prestasinya tersebut layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa di PTN.
Sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik diyakini selalu menjunjung tinggi kehormatan dan kejujuran sebagai bagian dari prinsip pendidikan berkarakter. Dengan demikian sekolah diberi kepercayaan merekomendasikan siswanya untuk mendaftar.
TUJUAN
Tujuan SNMPTN adalah:
  • memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa yang berprestasi akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi.
  • mendapatkan calon mahasiswa baru terbaik melalui seleksi siswa yang mempunyai prestasi akademik tinggi di SMA/SMK/MA/MAK, termasuk Sekolah RI di luar negeri.
KETENTUAN UMUM DAN PERSYARATAN
Ketentuan Umum
  • SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya.
  • Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak sekolah dan prestasi akademik siswanya.
  • Sekolah yang berhak mengikutsertakan siswanya dalam SNMPTN adalah sekolah yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan yang mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
  • Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
  • Siswa pelamar wajib membaca ketentuan yang berlaku pada masing-masing PTN di laman PTN yang dipilih.
Ketentuan Khusus
Persyaratan Sekolah
Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah:
  • SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah RI di luar negeri.
  • Telah mengisi PDSS.
  • Terdaftar sebagai peserta Ujian Nasional (UN) 2013.
Persyaratan Siswa Pelamar
Pendaftaran
  • Siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir yang mengikuti UN pada tahun 2013.
  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar pada PDSS.
  • Memperoleh rekomendasi dari Kepala Sekolah.
  • Memiliki prestasi akademik di sekolah pada semua semester.
Penerimaan
Lulus dari Ujian Nasional dan Satuan Pendidikan, lulus SNMPTN 2013, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.
TATA CARA MENGIKUTI SNMPTN
Pada dasarnya semua siswa kelas terakhir yang mengikuti UN pada tahun 2013 berhak mengikuti SNMPTN. Untuk mengikuti SNMPTN, harus melalui 2 (dua) tahap yaitu pengisian PDSS dan pendaftaran.
Pengisian PDSS
  • Kepala Sekolah mendapatkan password setiap siswa yang akan digunakan untuk melakukan verifikasi.
  • Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik yang diisikan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah.
  • Bagi siswa yang tidak melaksanakan verifikasi maka data rekam jejak prestasi akademik yang diisikan oleh Kepala Sekolah dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.
Pendaftaran
  • Siswa Pelamar, menggunakan NISN dan password, yang diberikan oleh Kepala Sekolah pada waktu verifikasi data di PDSS, login ke laman SNMPTN http://www.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.
  • Siswa Pelamar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pasfoto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan. Siswa pelamar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih.
  • Kepala Sekolah harus memberi rekomendasi kepada siswa yang sudah mendaftar SNMPTN.
  • Pelamar program studi keolahragaan dan seni harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan yang diisi oleh Kepala Sekolah dan/atau siswa menggunakan pedoman yang dapat diunduh pada laman http://www.snmptn.ac.id.
  • Siswa pelamar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.
JADWAL SNMPTN
Jadwal pelaksanaan SNMPTN adalah sebagai berikut:
Pengisian PDSS17 Desember 2012 – 8 Februari 2013 dan selanjutnya diisikan secara berkala setiap akhir semester
Pendaftaran1 Februari – 8 Maret 2013
Proses Seleksi9 Maret – 27 Mei 2013
Pengumuman Hasil Seleksi28 Mei 2013
Pendaftaran Ulang yang Lulus Seleksi11-12 Juni 2013
PROGRAM STUDI DAN JUMLAH PILIHAN
  • Setiap siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) PTN yang diminati. Apabila memilih satu PTN, maka PTN yang dipilih dapat berada di provinsi mana pun. Apabila memilih lebih dari satu PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya, atau dari provinsi terdekat bila belum terdapat PTN pada provinsi asalnya.
  • Siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) program studi yang diminati pada masing-masing PTN.
  • Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  • Daftar program studi dan daya tampung SNMPTN tahun 2013 dapat dilihat pada lamanhttp://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran.
BIAYA PENDAFTARAN
Siswa pelamar tidak dikenai biaya pendaftaran.
PRINSIP DAN MEKANISME SELEKSI
Prinsip Seleksi
  • Seleksi dilakukan untuk mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas secara akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya serta hasil ujian nasional.
  • Seleksi dilaksanakan dengan memperhatikan kinerja sekolah.
  • Seleksi dilaksanakan secara objektif, adil, dan akuntabeldengan menggunakan rambu-rambu kriteria seleksi nasional dan kriteria yang ditetapkan oleh PTN masing-masing.
  • Hasil seleksi tidak harus memenuhi daya tampung apabila pelamar tidak memenuhi kriteria yang dipersyaratkan.
Mekanisme Seleksi
Seleksi dilakukan secara bertahap, yaitu:
  • Tahap pertama, siswa pelamar akan diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi.
  • Apabila siswa pelamar tidak terpilih pada PTN pilihan pertama, maka akan diikutkan pada seleksi tahap kedua di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan pilihan program studi dan ketersediaan daya tampung.
LAMAN RESMI DAN ALAMAT PANITIA PELAKSANA
  • Informasi juga dapat diperoleh dari humas Perguruan Tinggi Negeri terdekat.
  • Alamat Panitia SNMPTN 2013: Direktorat Pendidikan, Gedung Rektorat ITB lantai 4, Jl.Tamansari No.64 Bandung 40116. Telp/Fax. (022) 2530689.
LAIN-LAIN
  • Siswa yang akan melanjutkan studi di PTN tetapi terkendala dengan biaya dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan melalui program beasiswa Bidikmisi yang informasinya dapat diakses di laman http://bidikmisi.dikti.go.id.
  • Segala perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan SNMPTN Tahun 2013 akan diinformasikan melalui laman http://www.snmptn.ac.id dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Prosedur Operasional Baku (POB) SNMPTN Tahun 2013.


 Nah, pada akhirnya memang, banyak siswa yang bingung.

Well, secara ringkas, kita bisa paham, bahwasanya 17 Desember 2012 - 8 Februari 2013 (kalau kiamat Suku Maya ga jadi yah :p), Sekolah-sekolah menengah atas sudah wajib mengisi PDSS dengan data nilai siswa-siswa nya. Nah, nantinya tiap siswa akan mendapatkan NIS dan pin untuk login berdasarkan data yang disiikan sekolah tempat siswa belajar. Data ini kemudian diverifikasi, dan seandainya tidak ada perubahan, maka dianggap data sudah valid. Tepat pada 1 Februari 2013 - 8 Maret 2013, siswa sudah diijinkan untuk mengikuti seleksi, dengan memilih maksimal 2 PTN. Syarat pemilihannya adalah, jika siswa hanya memanfaatkan 1 pilihan saja, maka dia dapat memilih PTN manapun di seluruh Indonesia. namun jika menggunakan kedua pilihannya, maka siswa wajib memilih 1 PTN di Propinsi dia berdomisili, dan 1 sisanya di PTN manapun di seluruh Indonesia. Dan untuk masing-masing PTN, siswa dapat memilih 2 jurusan. Artinya, secara total siswa bisa meilih 4 jurusan :). Sejak 9 Maret - 27 Mei 2013 penyeleksian akan dilaksanakan oelh DIKTI dengan diawasi DEPDIKNAS secara tertutup.
Kemudian 28 Mei 2013, hasil seleksi akan dimumkan, dan pendaftaran ulang peserta yang lulus dilaksanakan pada 11-12 Juni 2013. (Sekali lagi, kalau kiamat Suku Maya ga jadi loh ya :)) )

Nah, lalu gimana dong dengan siswa lulusan 2011 dan 2012??Otomatis ga ada peluang lagi untuk ikut dalam SNMPTN karena proses SNMPTN hanya berlaku untuk siswa yang sedang dalam proses pendidikan?
Jangan takut, karena kuota penerimaan lewat jalur SNMPTN itu hanya 50%. Sisanya nanti diambil dari Ujian Mandiri dan Seleksi Bersama. Nah, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Indonesia (MRPTN) menyepakati akan menyelenggarakan Ujian Mandiri secara bersama, seleksi ini kemudian akan dinamakan dengan SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), teknis pelaksanaannya tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan SNMPTN tulis seperti tahun lalu, dan dari sini diambil 30% jatah Selain itu, masih tetap ada ujian mandiri yang diselenggarakan oleh masing-masing Universitas, semacam UM-UGM, SIMAK UI, SMUP dan lain-lain, nah dari Ujian Mandiri inilah sisa 20% jatah PTN diambil.
So, pada akhirnya, kenapa mesti galau dengan berubahnya sistem? Toh walau ada plus minus nya, tetap ini bakal memperbanyak peluang bukan? :)

jangan galau lagi yah :))

dituliskan oleh wide024 setelah mengumpulkan dari berbagai sumber dan mendengarkan curhatan siswa yang galau dengan perubahan sistem ini..
wide024 bukan seorang pemerhati pendidikan, hanya orang biasa yang boleh beropini tanpa takut dipenjara, karena ga pernah merasa salah
(kecuali kalau ganteng itu mesti dihukum penjara, mungkin saja wide024 bakal dihukum mati)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 komentar:

Post a Comment